Iklan Banner 460 x 80 mm

Pasang Iklan Anda di Sini

Selasa, 28 Mei 2013

Cara Membuat Rumusan Masalah

Rumusan masalah dalam penelitian merupakan unsur terpenting dalam penelitian, karena rumusan masalah dapat membatasi masalah yang akan diteliti. Penulisan rumusan masalah pada umumnya dimulai dengan pertanyaan seperti bagaimana, apakah atau pertanyaan dalam bentuk lain. Penulisan rumusan masalah dalam penelitian kualitatif berbeda dengan penulisan rumusan masalah dalam penelitian kuantitatif. Dalam penelitian kuantitatif pertanyaan yang digunakan berbentuk pertanyaan yang bersifat pengukuran seperti seberapa besar atau sejauhmana. Sebagai contoh saya kemukakan sebuah contoh berjudul penelitian "Pengaruh Televisi Terhadap Pendidikan Anak". Contoh rumusan masalah dalam penelitian kualitatif adalah
  1. Bagaimana pengaruh televisi terhadap pendidikan anak?
  2. Apakah ada pengaruh televisi terhadap pendidikan anak?
Adapun contoh rumusan masalah untuk penelitian kuantitaif adalah
  1. Sejauhmana pengaruh televisi terhadap terhadap pendidikan anak?
  2. Seberapa besar pengaruh televisi terhadap pendidikan anak?
Dari bentuk pertanyaan di atas, terlihat dengan jelas perbedaan rumusan masalah penelitian kualitatif dengan penelitian kuantitatif. Oleh karena itu, seorang penulis harus mampu membedakan bentuk dan jenis penelitian, karena bentuk dan jenis penelitian tersebut dapat mempengaruhi arah penelitian yang dilakukan. Di samping itu, bentuk dan jenis penelitian juga dapat mempengaruhi proses pelaksanaan penelitian, karena kedua bentuk penelitian tersebut memiliki perbedaan dalam melaksanakan penelitian. Dengan demikian, seorang peneliti diharuskan untuk memperhatikan bentuk dan jenis penelitian, sehingga rumusan masalah yang ditetapkan akan lebih tepat dan terarah.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar